Automatic Storage Management (ASM) dalam Oracle 10g

Mei 6, 2008

Oracle 10g memiliki banyak fitur yang menguntungkan, merupakan revolusi dari versi sebelumnya yaitu Oracle 9i dan 8i. Automatic Storage Management (ASM) yang dimiliki oleh Oracle 10g ini dapat meningkatkan kemampuan dalam memanajemen dan menkonsolidasikan antar data dalam basis data/ database. Oracle 10g merupakan DBMS yang mampu mengoptimalisasikan tugas-tugas dalam database, g di sini mengidentifikasikan dari teknologi grid computing.

Fungsi dasar dari ASM adalah melakukan manajemen penyimpanan data pada storage dengan mendefinisikan storage berdasarkan grup-grup tertentu untuk mengurangi adanya redundansi data, khususnya ketika seorang DBA melakukan penyimpanan data.

Real Aplication Cluster (RAC), merupakan komponen dari Oracle 10g yang senantiasa membantu penyederhanaan dan pengoptimasisasian dalam menajemen file database yang dilakukan oleh ASM. RAC dapat juga digunakan oleh sistem database untuk mendukung implementasi across multiple server.

Dengan adanya ASM, kita tidak perlu lebih ekstra dalam menyediakan sumber penyimpanan data dalam manajemen basisdata. Kecerdasan ASM’s memungkinkan pengunaan triple data protection, suatu teknologi yang memberikan 3 pilihan konfigurasi ASM dalam memanajemen basisdata, yaitu :

  1. High
  2. Normal
  3. Eksternal

ASM berkerja di wilayah kluster sehingga memungkinkan penanganan instan ASM per klien dalam instan database. Untuk mengoptimalisasikan kemampuan dan manajemen, instan ASM dapat di installisasi diantara parameter ORACLE_HOME yaitu di ASM_HOME.

ASM juga meningkatkan performa I/O, file database dapat didistribusikan silang antara device yang sedang aktif sehingga dapat mengembalikan keseimbangan dan menjaga kinerja dari database. Kemampuan ASM dalam meningkatkan kemampuan dalam memanajemen basisdata dapat terlihat dari adanya duplikasi data sebagaimana backup data yang dilakukan dalam recovery.

Untuk menyiapkan hardisk agar dapat dilakukannya konfigurasi ASM pada waktu instalisasi Oracle, khsusnya melalui OS Windows NT, setidaknya ada 2 point penting yang mesti diperhatikan, yaitu:

  1. Investigasi kondisi space yang ada dalam hardisk
  2. Gunakan fasilitas partisi disk (DISKPART.EXE) untuk membuat partisi dengan type primary dan size yang dibutuhkan

Sebagai contoh :

Entry Filed under: Pemograman dan Database. Tag: .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Blog Stats

Klik tertinggi

Tulisan Terakhir

Tulisan Teratas

Komentar Terakhir

weblog popular 1mala… di Perancangan dan Implementasi L…
la di SISTEM INFORMASI SEKOLAH (SIS)…
elikus di SISTEM INFORMASI SEKOLAH (SIS)…
Aris di Representasi Dasar Pemikiran D…
Surya Darma di Normalisasi Tabel

Kategori

Manusia ???

Manusia memiliki arti jika hidup dalam mengaktualkan potensi dirinya.
Manusia belajar jika ada kesadaran dalam dirinya.
Manusia sadar jikalau dia mau menggunakan akalnya.
Benarkah demikian Manusia itu?

Blogroll

Lain-lain

Masih Punya Saya

Teman-teman

Feed

Meta

Spam Blocked

Chicklet Chooser

I heart FeedBurner

My Twite on Twitter

My FaceMind on Facebook

Email Subscription

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

SocialVibe