ESENSI PUASA (RAMADHAN) ATAS NILAI, MORAL DAN PERADABAN MANUSIA

unduh file selengkapnya >>>

Ramadhan merupakan salah satu bulan yang diharamkan (dimuliakan) di dunia muslim oleh syari’at yang diyakininya. Dimana pada bulan ini secara umum kaum muslim menganggapnya sebagai bulan yang penuh berkah dan ampunan. Kenyataan untuk mementingkan bulan ini tampak mulai dari para kalangan Ulama, Umaro (pemerintah) bahkan masyarakat biasa dengan segalam macam ragam dan bentuknya.

Namun perlu kita ketahui, apakah gerangan yang terjadi pada bulan tersebut. Satu istilah yang sering didengung-dengungkan hingga akhirnya sampai ke telinga kita ialah bahwa pada bulan ini terdapat salah satu ritual penting yang diwajibkan atas sekalian umat muslim untuk melaksanakannya, yaitu ibadah shaum (puasa).

Pada umumnya, puasa dimengerti sebagai serangkaian perilaku ritual yang dimana para pelakunya senantiasa untuk menyengajakan diri menahan (tidak melakukan) beberapa kebiasan dan melakukan kebiasan baru dari kebiasaan yang senantiasa dilakukan di luar bulan Ramadhan, hal tersebut didasarkan atas keyakinan dalam menjalankan hukum Tuhan yang telah ditetapkan (dalam syari’at Islam). Tidak sedikit pula dilain sisi, kita pun menjumpai hal yang serupa (puasa) dilakukan oleh beberapa penganut agama atau kepercayaan lainnya (bentuk dan cara yang berbeda), khususnya untuk penganut dua agama samawi yang lain (Nasrani dan Yahudi).

Puasa dalam bulan Ramadhan senantiasa disimbolkan oleh agama Islam dengan mengisyaratkan adanya kesucian yang terkandung didalamnya, hal ini dapat kita tinjau ke dalam bentuk sejauh mana para penganutnya memaknai dan mengimplementasikan nilai kesucian tersebut didalam kehidupan sosialnya. Bahkan jika memang dianggap betul ada muatan suci, maka nilai yang dimaksud tersebut ialah apa ? dan benarkah demikian adanya ?.

Melalui dasar pertimbangan diatas, maka penulis merasa perlu untuk mengetengahkan tema dalam essai kali ini yaitu  “Esensi Puasa (Ramadhan) atas Nilai, Moral Dan Peradaban Manusia”. Adapun cara yang ditempuh penulis dalam menyusun essai ini berdasarkan pada studi literatur yang ada dan dianggap berhubungan.

unduh file selengkapnya >>>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: